
Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh tanggal 14 Juni 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo menggelar aksi kemanusiaan dengan mengunjungi sejumlah pasien yang sedang dilakukakan tranfusi darah di 3 Rumah Sakit di wilayah Probolinggo pada hari Rabu (18/6/25).
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE Kunjungi Pasien Yang Sedang dilakukan Tranfusi Darah
Probolinggo, Jawa Timur — Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia
yang jatuh tanggal 14 Juni 2025, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo
menggelar aksi kemanusiaan dengan mengunjungi sejumlah pasien yang sedang dilakukan tranfusi darah di 3 Rumah Sakit di wilayah Probolinggo pada hari Rabu, 18 Juni 2025. Rumah sakit
yang dikunjungi adalah RSUD dr. Moh Saleh, IHC Rumah Sakit Wonolongan dan RSUD
AR-Rozy. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menyuarakan pentingnya
donor darah bagi pasien kronis yang sangat bergantung pada transfusi darah
secara rutin.
Dalam kunjungan tersebut, Rombongan yang
dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE didampingi
oleh Kepala Markas dan Kepala Unit Donor Darah serta beberapa staff PMI Kota
Probolinggo menyerahkan bantuan simbolis berupa paket buah-buahan bagi pasien
yang sedang lakukan tranfusi darah serta melakukan dialog hangat dengan keluarga pasien mengenai pentingnya
transfusi darah dan prosedur donor yang aman.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega
Guntara, SE dalam kunjungannya menyampaikan bahwa Hari Donor Darah Sedunia
bukan hanya perayaan simbolik, tetapi momen reflektif untuk menyadarkan
masyarakat akan nilai kemanusiaan dan keberlanjutan suplai darah.
"Pasien yang sedang dilakukan tranfusi darah adalah
pejuang kehidupan yang membutuhkan dukungan darah dari para
pendonor. Mereka adalah alasan utama mengapa kita perlu menjaga ketersediaan
darah secara konsisten,"
ujarnya.
Beberapa keluarga pasien menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian PMI. Ia menyebut bahwa dukungan
moral dan edukasi donor darah sangat penting, tidak hanya untuk pasien, tetapi
juga untuk menggerakkan kesadaran masyarakat.
"Selama ini, banyak pasien yang harus menunggu lama untuk mendapat darah yang sesuai. Kehadiran PMI hari
ini memberikan harapan baru dan semangat bagi kami" ucapnya.
Hari Donor Darah Sedunia tahun ini
mengangkat tema “Berikan Darah, Berikan Harapan, Bersama Kita Menyelamatkan
Nyawa: menekankan bahwa donor darah adalah tindakan sukarela dan tanpa pamrih yang
memiliki dampak langsung terhadap keselamatan jiwa. Dengan memberikan darah,
seseorang telah memberi kesempatan hidup bagi pasien yang membutuhkan tranfusi,
seperti pasien hemodialisis hingga korban kecelakaan serta berkontribusi pada
ketersediaan darah yang aman dan cukup di rumah sakit dan unit tranfusi darah.
Penulis : ECK