
Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo tahun 2026 digelar di Hotel Nadia Sukapura pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang merupakan agenda lima tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai forum tertinggi organisasi PMI di tingkat kota.
Mega Guntara Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Masa Bhakti 2026 - 2031
PROBOLINGGO - Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo tahun 2026 digelar di Hotel Nadia Sukapura pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan yang merupakan agenda lima tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan sebagai forum tertinggi organisasi PMI di tingkat kota.
Acara secara resmi dibuka oleh
Wakil Wali Kota Probolinggo, Hj. Ina Dwi Lestari. Turut hadir dalam kegiatan
tersebut Dewan Kehormatan PMI Kota Probolinggo H. Abd. Mujib, Asisten Administrasi
Umum, Agus Effendi, perwakilan PMI Provinsi Jawa Timur, jajaran pengurus PMI
Kota Probolinggo, pengurus kecamatan, relawan, serta tamu undangan lainnya.
Peserta Muskot hadir lengkap
dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen, terdiri dari 1 orang perwakilan
pengurus PMI Provinsi Jawa Timur, 11 orang pengurus PMI Kota Probolinggo, 15
orang perwakilan pengurus kecamatan, serta 1 orang perwakilan relawan PMI.
Ketua Panitia Muskot PMI Kota
Probolinggo, Novan Priyanto, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan telah
disesuaikan dengan petunjuk teknis dari PMI Provinsi Jawa Timur. Pemilihan
lokasi di kawasan Sukapura juga diharapkan mampu memberikan suasana yang kondusif
dan penuh semangat kebersamaan bagi seluruh peserta musyawarah.
Dalam sambutannya, Wakil Wali
Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari mengapresiasi peran PMI Kota Probolinggo
yang selama ini aktif membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan
kemanusiaan. Ia berharap PMI terus menjadi organisasi yang solid, profesional,
dan hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi kemanusiaan.
Pelaksanaan Musyawarah Kota
mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMI. Selain
menjadi forum evaluasi kepengurusan sebelumnya, Muskot juga membahas program
kerja lima tahun ke depan serta pemilihan Ketua PMI Kota Probolinggo masa bakti
2026–2031.
Melalui sidang pleno yang berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan, seluruh peserta Muskot sepakat memilih Mega Guntara, SE sebagai Ketua PMI Kota Probolinggo masa bakti 2026–2031 secara aklamasi. Kesepakatan tersebut menjadi bentuk dukungan penuh peserta terhadap kepemimpinan Mega Guntara dalam melanjutkan program-program kemanusiaan PMI Kota Probolinggo.
Ketua PMI Kota Probolinggo terpilih, Mega Guntara, SE. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya.
“Alhamdulillah, amanah ini bukan
kemenangan pribadi, tetapi kemenangan semangat kemanusiaan dan kebersamaan
seluruh keluarga besar Palang Merah Indonesia. Saya menerima amanah ini dengan
hati yang penuh haru, karena perjalanan pengabdian tidak pernah lahir dari satu
orang saja, melainkan dari kerja keras, doa, dan perjuangan bersama. Terima
kasih atas kepercayaan yang diberikan dalam MUSKOT ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran
PMI untuk terus memperkuat solidaritas dan meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat.
“Ke depan, mari kita terus
menjaga solidaritas, memperkuat pelayanan kemanusiaan, dan menghadirkan PMI
yang semakin dekat dengan masyarakat. Jabatan ini bukan tentang kedudukan,
tetapi tentang pengabdian tanpa lelah untuk sesama. Saya percaya, dengan persatuan
dan semangat gotong royong, PMI Kota Probolinggo akan semakin kuat dan mampu
memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan kembali terpilihnya Mega
Guntara, SE, PMI Kota Probolinggo diharapkan semakin memperkuat pelayanan
kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana,
pembinaan relawan, hingga pengembangan Palang Merah Remaja (PMR) di Kota
Probolinggo. (Er.CK)