Penandatanganan Kerjasama Kelompok Donor Darah Se-Kota Probolinggo Dengan PMI Kota Probolinggo Untuk Pecahkan Rekor MURI Dan Mewujudkan Kota Donor Darah

Sebanyak 432 Kelompok Donor Darah (KDD) di Kota Probolinggo yang terdiri dari 177 KDD dari unsur kesehatan dan OPD, 137 KDD dari unsur pendidikan dan 118 KDD dari unsur ormas dan perusahaan secara resmi menandatangani kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo.

Foto Bersama Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo (Tengah)

Probolinggo, Jawa Timur – Sebanyak 432 Kelompok Donor Darah (KDD) di Kota Probolinggo yang terdiri dari 177 KDD dari unsur kesehatan dan OPD, 137 KDD dari unsur pendidikan dan 118 KDD dari unsur ormas dan perusahaan secara resmi menandatangani kerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo dalam upaya mewujudkan keinginan Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin untuk menjadikan Kota Probolinggo sebagai Kota Donor Darah dan monumental untuk memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dalam kategori donor darah terbanyak di seluruh Indonesia.

 

Acara ini berlangsung dengan meriah yang dilaksanakan pada tanggal 7-8 Mei 2025 di Gedung Balai Bina Budaya Taman Siswa, Kelurahan Tisnonegaran Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, yang dipenuhi oleh hampir ribuan peserta yang siap berkontribusi dalam kegiatan sosial yang sangat berarti ini. Dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE mengungkapkan kebanggaannya atas dukungan yang luar biasa dari masyarakat dalam menyukseskan acara penandatangan kerjasama ini.

 

"Dengan adanya kerjasama ini, saya mengajak semua untuk berpartisipasi memberikan aksi berkomitmen melalui penandatangan MoU KDD untuk dukungan kemanusiaan aktif dalam bentuk donor darah”. Kita tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga mencatatkan sejarah baru di Probolinggo. Target kami adalah untuk memecahkan rekor MURI dengan jumlah peserta yang sangat besar, dan tentunya pula untuk mewujudkan Kota Probolinggo sebagai Kota Donor Darah sesuai apa yang menjadi cita-cita mulia Bapak Walikota kita, dr. Aminuddin", ujarnya.

 

Setiap kelompok donor darah yang terlibat telah berkomitmen untuk mengumpulkan puluhan hingga ratusan pendonor, dengan tujuan untuk menciptakan momentum solidaritas dan kepedulian sosial yang luar biasa. Program ini diharapkan tidak hanya mencatatkan prestasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin.

 


Rekor MURI yang ingin dipecahkan ini menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, di mana hasil dari kegiatan ini nantinya akan disalurkan untuk kebutuhan medis yang mendesak, baik di rumah sakit maupun untuk pasien yang membutuhkan transfusi darah.

 

Penandatanganan kerjasama ini juga disaksikan oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin yang turut mendukung penuh kegiatan ini.

 

Dalam sambutannya dr. Aminuddin menyampaikan “Saya menyambut baik kegiatan penandatanganan perjanjian Kelompok Donor Darah Se-Kota Probolinggo ini. Tentunya suatu kehormatan bagi kita, memiliki kesempatan untuk memberikan manfaat kepada orang lain melalui kegiatan donor darah. Donor darah bukan sekedar kegiatan medis, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan”.

 

“Dengan mendonorkan darah seseorang telah berkontribusi dalam upaya penyelamatyan nyawa dan peningkatan kualitas hidup orang lain”, ungkapnya.

 


Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memecahkan rekor dan mewujudkan kota donor darah, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan di antara masyarakat Kota Probolinggo, menjadikan donor darah sebagai kegiatan yang terus dilakukan secara rutin untuk menanggulangi kekurangan stok darah.

 

Dengan semangat yang luar biasa dan antusiasme yang tinggi, para peserta berharap bisa mencapai rekor yang mengharumkan nama Kota Probolinggo di tingkat nasional.

 

 

Penulis : eck

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT