
PMI Kota Probolinggo terus mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya, tetapi belum sempat hadir di acara ini, PMI Kota Probolinggo membuka layanan donor darah di Kantor PMI Kota Probolinggo pada Unit Donor Darah. (18-19/03/25)
Ketua (Mega Guntara, SE) dan Sekretaris (Agus Lithanta) PMI Kota Probolinggo
PROBOLINGGO - Palang Merah Indonesia Kota Probolinggo kembali
menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar safari ramadhan
kegiatan donor darah di aloon-aloon Kota Probolinggo.
Sesuai keinginan walikota probolinggo dr. AMINUDDIN yang ingin
mewujudkan Kota Probolinggo sebagai kota donor darah, acara ini merupakan
bagian dari agenda kemanusiaan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan stok
darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 18 dan 19 Maret 2025 yang
dimulai pukul 19.00 sampai pukul 23.00 WIB ini sangat diantusiasi oleh
masyarakat Kota Probolinggo. Mereka berbondong-bondong untuk mendonorkan
darahnya.
Hadir dalam agenda tersebut Kepala Unit Doroh PMI Kota Probolinggo, dr.
Lusi Tri Wahyuli dan Sekretaris PMI Kota Probolinggo, Agus Lithanta yang
mendampingi Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE saat memantau agenda
kegiatan tersebut.
Selain donor darah, acara ini juga diisi dengan memberikan sosialisasi
dan edukasi tentang pentingnya mendonorkan darah secara rutin serta pemeriksaan
kesehatan gratis bagi pendonor darah. Dengan
adanya agenda ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya
donor darah semakin meningkat sehingga ketersediaan stok darah di PMI tetap
terjaga.
PMI Kota Probolinggo terus mengajak masyarakat untuk aktif
berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini. Bagi masyarakat yang ingin
mendonorkan darahnya, tetapi belum sempat hadir di acara ini, PMI Kota
Probolinggo membuka layanan donor darah di Kantor PMI Kota Probolinggo pada
Unit Donor Darah.
“Kami menggunakan lokasi aloon-aloon karena merupakan tempat kerumunan
orang, tempat kuliner dan pusat keramaian sehingga kami mudah mengedukasi
mereka sesuai keinginan Bapak Walikota kita menuju Kota Probolinggo sebagai
Kota Donor Darah” ungkap Mega Guntara.
“Manfaat dari program jangka panjang, donor darah bermanfaat bagi diri sendiri juga bermanfaat bagi orang lain, karena itu hal yang kelihatannya ringan untuk donor darah, tapi gak semua orang bisa, karena ini bentuk suatu amal jariyah kita nantinya, karena membantu sesama ini bukan hanya dengan materi, tapi bahkan di tubuh kita sebetulnya ada yang sangat-sangat perlu untuk dibantu kepada orang lain yaitu darah, sebab darah bisa menjadi obat” tambahnya.
“Gerakan PMI kedepan tentunya apa yang menjadi instruksi Bapak Walikota
untuk menjadikan Kota Probolinggo sebagai Kota Donor Darah, kita akan sering
bersafari ke kampung-kampung, ke kelurahan-kelurahan untuk mengedukasi masyarakat
agar supaya aktif berdonor darah”, “ayo donor darah, sehatkan raga selamatkan
jiwa. Ubur-ubur ikan lele..ayo donor darah lee..!!”, tutup Mega Guntara
Dengan semangat kepedulian dan gotong royong, mari bersama-sama
membantu sesama melalui aksi donor darah. Setetes darah yang kita sumbangkan
dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
(eck)