PMI Kota Probolinggo Gelar Musyawarah Kerja Kota, Siap Hadapi Tantangan Ke Depan !!!

Muskerkot diselenggarakan bertujuan untuik mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun berjalan serta mengesahkan rencana program dan anggaran tahun akan datang. (21/03/2025)

Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE (tengah)

Probolinggo, Jawa Timur – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo menggelar Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) pada Tanggal 21 Maret 2025 bertempat di Aula PMI Kota Probolinggo.

Muskerkot ini dihadiri oleh seluruh Pengurus kota dan Kecamatan, perwakilan staf serta perwakilan relawan. Diselenggarakan acara ini bertujuan untuik mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun berjalan serta mengesahkan rencana program dan anggaran tahun akan datang.

Dalam Muskerkot tersebut, berbagai isu penting dibahas, antara lain peningkatan kapasitas relawan, penguatan sistem manajemen organisasi, pengembangan program-program kemanusiaan yang lebih efektif dan efisien. Para peserta juga berdiskusi mengenai tantangan dan solusi yang dihadapi PMI Kota Probolinggo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua PMI Kota Probolinggo. Mega Guntara, SE menyampaikan “Saya sebagai Ketua PMI  menyambut baik pelaksanaan Musyawarah Kerja ini karena  Musyawarah kerja bisa menjadi wadah untuk merumuskan program kerja organisasi selama satu tahun kedepan dan mengevaluasi program kerja yang akhirnya bisa memastikan organisasi memiliki arah dan tujuan yang jelas”. 

“Mari kita jadikan Musyawarah Kerja ini sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mencari solusi terbaik. Saya berharap semua peserta dapat berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi terbaik. Kita kedepan harus lebih berperan aktif terlibat dalam pembangunan Kota Probolingo khususnya dibidang sosial dan Kesehatan” lanjutnya.

Salah satu yang harus ditindak lanjuti dalam Muskerkot ini adalah arahan dan keinginan Walikota Probolinggo, dr. AMINUDDIN perihal pencanangan kota probolinggo sebagai kota donor darah, dimana tujuan pencanangan Kota Probolinggo sebagai kota donor darah adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kota probolinggo tentang pentingnya donor darah sukarela, meningkatkan jumlah pendonor yang rutin dan berkualitas, menciptakan kesiapan stok darah yang memadai diwilayah Kota Probolinggo, serta terciptanya sinergitas antara pemerintah, stake holder, palang merah indonesia dan masyarakat kota probolinggo.


Pada pencanangan kota probolinggo sebagai kota donor darah juga akan disertai dengan  lounching bus donor darah, dimana yang selama ini PMI Kota Probolinggo mengadakan kegiatan mobil unit yang semula dilakukan  menggunakan tenda, kedepannya akan diganti menggunakan bus donor darah dengan tujuan agar darah yang didapat pada saat kegiatan mobil unit lebih berkualitas dan bermakna secara klinis.

Mega Guntara, SE berharap Muskerkot ini dapat menghasilkan rumusan program kerja yang terarah, terukur dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Probolinggo.

Pada akhir acara, Pimpinan Sidang Muskerkot, Donald V. Boy menutup Sidang Muskerkot dengan menetapkan program kerja untuk tahun 2025. 

 

(eck)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT