PMI Kota Probolinggo Kirim Relawan Muda untuk Ikuti Latihan Gabungan Se-Jawa Timur

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo mengirimkan sejumlah relawan mudanya untuk mengikuti Latihan Gabungan Gelar Aksi Relawan Muda (GARDA) Se-Jawa Timur yang diselenggarakan pada tanggal 1 s/d 2 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi relawan muda PMI dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan kondisi darurat.

Ketua PMI Kota Probolinggo Saat Melepas Keberangkatan

Probolinggo, Jawa Timur — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo mengirimkan sejumlah relawan mudanya untuk mengikuti Latihan Gabungan Gelar Aksi Relawan Muda (GARDA) Se-Jawa Timur yang diselenggarakan pada tanggal 1 s/d 2 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi relawan muda PMI dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dan kondisi darurat.

 

Latihan gabungan yang berlangsung di Alon-alon cemara, Desa Miaga, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ini melibatkan berbagai simulasi kebencanaan. Tak hanya sebagai ajang pembelajaran, acara ini juga menjadi wadah silaturahmi dan kolaborasi antar relawan lintas daerah.

 

Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE., menyampaikan bahwa pengiriman relawan muda ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam menyiapkan generasi tangguh yang siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

 

“Saya berpesan kepada relawan yang berangkat agar dapat menjaga nama baik Kota Probolinggo,” ujar Mega Guntara saat melepas keberangkatan di Halaman PMI Kota Probolinggo, Jumat (1/8).

 

Sebanyak 10 relawan muda PMI Kota Probolinggo mengikuti kegiatan ini, yang sebelumnya telah melalui seleksi internal dan pembekalan intensif. Mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing dan berbagi ilmu dengan relawan lainnya setelah kembali.

 

Partisipasi aktif PMI Kota Probolinggo dalam kegiatan lintas kabupaten/kota ini menunjukkan semangat kolaborasi yang tinggi sekaligus memperkuat jaringan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas di Jawa Timur.

 

 

Penulis : ECK

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT