
Kota Probolinggo — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo mendirikan posko pelayanan di dua titik strategis. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektor yang dikoordinatori oleh Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo, PMI Kota Probolinggo, serta instansi terkait lainnya.
Ketua PMI Kota Probolinggo Saat Meninjau Pos Siaga Di Bunderan GLASER
Kota Probolinggo — Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan selama libur
Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota
Probolinggo mendirikan posko pelayanan di dua titik strategis. Kegiatan ini
merupakan bagian dari sinergi lintas sektor yang dikoordinatori oleh Dinas
Kesehatan Kota Probolinggo, dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Polres
Probolinggo Kota, Kodim 0820 Probolinggo, PMI Kota Probolinggo, serta instansi
terkait lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan
layanan kesehatan selama periode libur nasional dan keagamaan. Adapun tujuan
utama yang ingin dicapai meliputi pengumpulan data pelayanan kesehatan yang
disiagakan selama kegiatan nasional, internasional, dan libur keagamaan;
mendapatkan data menyeluruh terkait pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan
maupun pos pelayanan; memantau dan mengevaluasi pelaporan dari pos pelayanan
kesehatan; serta menyediakan data yang akurat sebagai dasar perencanaan dan
pengambilan kebijakan.
PMI Kota Probolinggo mendirikan dua posko utama, yakni di Bundaran
GLASER, Kelurahan Kanigaran, yang beroperasi mulai tanggal 13 hingga 28 Maret
2026, serta di halaman Kantor PMI Kota Probolinggo, Jalan Soekarno-Hatta No.
271, yang mulai beroperasi pada tanggal 18 hingga 25 Maret 2026. Kedua posko
ini disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar, pertolongan pertama,
serta membantu pemantauan kondisi kesehatan para pemudik.
Salah satu pemudik, Andi (34) asal Situbondo, mengaku terbantu dengan
adanya posko tersebut.
“Keberadaan posko seperti ini sangat membantu kami para pemudik. Tadi sempat
cek kesehatan dan istirahat sebentar, jadi perjalanan terasa lebih aman dan
nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE,
menyampaikan bahwa kehadiran PMI dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen
dalam mendukung pelayanan kemanusiaan, khususnya di momen arus mudik dan balik
Lebaran.
“Kami menyiagakan relawan dan tenaga kesehatan di dua titik ini untuk
memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
Harapannya, dengan adanya posko ini, risiko kesehatan selama perjalanan dapat
diminimalisir dan masyarakat merasa lebih aman,” ungkapnya.
Dengan adanya sinergi antar instansi dan kesiapan posko kesehatan ini, diharapkan pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H di Kota Probolinggo dapat berjalan lancar, aman, dan tetap memperhatikan aspek kesehatan masyarakat. (Er.CK)