
Semangat kemerdekaan dan kepedulian terhadap sesama diwujudkan Palang Merah Indonesia atau PMI Kota Probolinggo melalui kegiatan donor darah dalam rangka Bakti Sosial memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Foto Bersama
Probolinggo – Semangat
kemerdekaan dan kepedulian terhadap sesama diwujudkan Palang Merah Indonesia
atau PMI Kota Probolinggo melalui kegiatan donor darah dalam rangka Bakti
Sosial memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang digelar Pemerintah
Kota Probolinggo pada Selasa, 18 Agustus 2026, berlangsung di RSUD Ar Rozy,
Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kota
Probolinggo berperan dalam pelaksanaan donor darah yang menjadi salah satu
rangkaian bakti sosial. Sekitar 35 peserta turut berpartisipasi mendonorkan
darah.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega
Guntara, SE, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo dan
seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Menurutnya, donor darah merupakan
aksi kemanusiaan yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi masyarakat
yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Probolinggo dan seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi dalam donor darah. Setiap kantong darah yang terkumpul sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Semoga semangat berbagi dan kepedulian kemanusiaan ini terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Mega Guntara.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan donor darah hanya sebagai kegiatan dalam momentum tertentu, tetapi sebagai bagian dari kepedulian sosial yang dilakukan secara rutin.
“Donor darah adalah bentuk nyata
gotong royong dan kepedulian kita terhadap sesama. Dengan mendonorkan darah,
kita bisa membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” tambahnya.
Selain donor darah, bakti sosial
juga diisi dengan khitanan massal yang diikuti sekitar 50 anak, Gerakan Sigapro
bersama ASN Peduli Stunting, serta pemberian bingkisan bagi ibu yang melahirkan
di fasilitas kesehatan pemerintah.
Wali Kota Probolinggo, dr.
Aminuddin, mengatakan bahwa peringatan kemerdekaan sebaiknya tidak hanya diisi
dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang
manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keterlibatan PMI Kota Probolinggo
dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan
melalui aksi kemanusiaan.
Dengan setetes darah yang
diberikan, masyarakat turut memberikan harapan dan membantu menyelamatkan
kehidupan sesama. (Er.CK)