
Dalam rangka menyambut 10 Muharam 1447 H sekaligus memanfaatkan momentum libur sekolah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Probolinggo menggelar kegiatan Khitanan Massal Gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Minggu (06/07/25)
Foto Bersama Ketua Baznas, Ust. Hakimuddin (Kiri), Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE (Tengah)
Probolinggo, Jawa Timur – Dalam rangka menyambut 10 Muharam 1447 H sekaligus
memanfaatkan momentum libur sekolah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota
Probolinggo bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota
Probolinggo menggelar kegiatan Khitanan Massal Gratis bagi anak-anak dari
keluarga kurang mampu.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada
hari Minggu, 6 Juli 2025 di Aula PMI Kota Probolinggo, dan diikuti oleh 106
peserta anak dari berbagai kecamatan di wilayah Kota Probolinggo, kegiatan ini
disambut antusias oleh masyarakat.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara,
SE menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara
lembaga kemanusiaan dan lembaga zakat dalam memberikan pelayanan sosial yang
bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin momentum bulan Muharam ini menjadi ladang amal. Khitan gratis ini juga membantu meringankan beban orang tua di masa libur sekolah,” ujar Mega Guntara.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota
Probolinggo, Ust. Hakimuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar
layanan kesehatan, melainkan juga ladang keberkahan. Menurutnya, kegiatan ini
merupakan bagian dari program Probolinggo Sehat dan Mandiri yang rutin digelar
setiap tahun.
“Dibalik tangis anak-anak yang dikhitan,
tersembunyi senyum masa depan yang tengah disiapkan. Kami hadir untuk menguatkan,
menyayangi dan menebar manfaat tanpa batas. Harapannya, mudah-mudahan Baznas
bersama PMI yang bisa kolaborasi bukan hanya pada kegiatan khitan massal saja
juga ada kegiatan lain,” jelas Hakimuddin.
Kegiatan ini melibatkan tim medis diantaranya
3 dokter di bagian skriningpemeriksaan peserta dan 13 tenaga operator profesional
dari Klinik PMI dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). Tidak hanya
menjalankan prosedur medis, mereka juga memberikan edukasi kesehatan kepada
para orang tua dan peserta. Selain itu kegiatan ini peserta khitan mendapatkan
sertifikat khitan, uang saku dan tas bingkisan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak
pagi. Salah satu orang tua peserta, Bapak Riski dari Kelurahan Kademangan
mengaku bersyukur atas adanya program ini.
“Kegiatan ini sangat bagus sekali ada
bantuan-bantuannya juga, alangkah baiknya digalakkan yang bagus lagi agar
peminatnya lebih banyak, karena program ini sangat membantu masyarakat terutama
di Kota Probolinggo” Ujar Riski.
“Terima kasih kepada PMI dan Baznaz atas
bantuannya telah menyelenggarakan khitan massal, semoga PMI dan Baznas
kedepannya semakin sukses lag”, pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMI dan BAZNAS Kota Probolinggo berharap dapat terus memperkuat kolaborasi antar-lembaga untuk menciptakan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di momen-momen hari besar Islam seperti 10 Muharam.