
Kota Probolinggo kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo dianugerahi piagam penghargaan sebagai Kota Siaga Kelompok Donor Darah dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kerjasama luar biasa antara pemerintah kota dengan kelompok donor darah terbanyak di Indonesia. (23/05/2025)
Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin Menerima Piagam Penghargaan Dari MURI
Probolinggo, Jawa Timur – Kota Probolinggo kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Probolinggo dianugerahi piagam penghargaan sebagai Kota Siaga Kelompok Donor Darah dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kerjasama luar biasa antara pemerintah kota dengan kelompok donor darah terbanyak di Indonesia pada Hari Jumat, 23 Mei 2025.
Penghargaan tersebut menandai keberhasilan PMI dan Pemerintah Kota
Probolinggo dalam membangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung
ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi bagi kebutuhan medis
masyarakat. Melalui berbagai program inovatif dan kampanye donor darah yang
masif, PMI Kota Probolinggo berhasil menggerakkan relawan donor darah dari
berbagai lapisan masyarakat.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE menyatakan bahwa
pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari pemerintah kota,
komunitas donor darah, hingga masyarakat yang aktif berpartisipasi dalam
kegiatan sosial kemanusiaan. "Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk
terus meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan donor darah demi
menyelamatkan lebih banyak nyawa," ujarnya.
Dalam sambutannya seraya terharu dan menitikkan air mata, Mega Guntara
juga menyampaikan rasa terima kasih kepada staf dan relawan yang telah menyusun
acara hingga acara ini berjalan dengan baik, meski mereka memilih tidak duduk
di barisan depan.
“Bagi saya, mereka adalah yang patut duduk di depan”,ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Forkopimda, tokoh masyarakat, PMI
Kabupaten Probolinggo dan relawan yang menyampaikan harapannya agar sinergi
kegiatan kemanusiaan seperti ini bisa terus dilanjutkan ke tingkat kabupaten.
Sementara itu Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin secara resmi
mencanangkan Kota Probolinggo sebagai Kota Siaga Kelompok Donor Darah dalam
sebuah acara yang bersejarah dan penuh semangat kemanusiaan. Acara tersebut
juga menjadi bagian dari pencapaian Rekor MURI untuk jumlah kelompok donor
darah terbanyak se-Indonesia.
“Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan berkontribusi.
Semua yang hadir hari ini merupakan bagian dari kelompok pendonor darah. Hingga
saat ini tercatat 432 kelompok donor darah aktif di Kota Probolinggo”, Ujarnya.
“Mengingat kebutuhan darah di wilayah ini sekitar 1.00 -1.200 kantong
perbulan, daripada stok darah melimpah tanpa penggunaan yang tepat, lebih baik
membangun sistem kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Tutup Walikota.
Ari Andriani, Kepala MURI Semarang menuturkan, Pemerintah Kota
Probolinggo kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kemanusiaan dengan
pencapaian membanggakan yang resmi tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
sebagai Kota Siaga Kelompok Donor Darah.
Setelah pemberian piagam penghargaan dari MURI, Walikota Probolinggo
memberikan piagam donor darah sukarela 50 kali kepada 5 orang dan Donasi
terbanyak kepada IHC Rumah Sakit Wonolangan (Unsur Kesehatan), MAN 1 (Unsur
Pendidikan), Gereja Maria Bunda Karmel (Unsur Agama), Kodim 0820 (Unsur
Instansi), PT. KTI (Unsur Perusahaan), BCA (Unsur Perbankan), Perum Bumi
Yuangga (Unsur Komunitas Masyarakat) dan Perum Leces Permai (Bulan Romadhon).
Kegiatan ini merupakan bagian dari 100 hari program kerja Walikota dan
Wakil Walikota Probolinggo dan keberhasilan pencanangan kota siaga kelompok donor
darah menjadi tonggak penting dalam sejarah pelayanan sosial dan kesehatan di
Kota Probolinggo, sekaligus menlaunching Bus Donor Darah PMI Kota Probolinggo.
Piagam penghargaan dari MURI ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kota Probolinggo telah menjadi pionir dalam membangun kesadaran dan kesiagaan kelompok donor darah yang solid, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penulis : eck