
PMI Kota Probolinggo terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kemanusiaan melalui penyelenggaraan Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Dasar (First Aid). Kegiatan yang berlangsung di Aula PMI Kota Probolinggo ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai tanggal 19 hingga 22 Juli 2026, dan secara resmi dibuka oleh Ketua PMI Kota Probolinggo, Senin, 20 Juli 2026.
Foto Bersama Setelah Pembukaan Kegiatan Pelatihan
Kota Probolinggo - PMI Kota Probolinggo terus berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kemanusiaan melalui penyelenggaraan Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Dasar (First Aid). Kegiatan yang berlangsung di Aula PMI Kota Probolinggo ini dilaksanakan selama 4 hari, mulai tanggal 19 hingga 22 Juli 2026, dan secara resmi dibuka oleh Ketua PMI Kota Probolinggo, Senin, 20 Juli 2026.
Mengusung tema "Meningkatkan Kompetensi Relawan
Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Mewujudkan Pelayanan Kemanusiaan
yang Profesional, Cepat, Tepat, dan Berintegritas," pelatihan ini
menjadi salah satu upaya PMI Kota Probolinggo dalam mempersiapkan relawan yang
memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam memberikan
pertolongan pertama kepada masyarakat.
Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan ini. Mereka
terdiri dari unsur relawan PMI, pengurus Kelompok Donor Darah (KDD), serta staf
PMI Kota Probolinggo yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Selama
pelatihan, para peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik mengenai
penanganan pertolongan pertama sesuai standar yang berlaku di lingkungan Palang
Merah Indonesia.
Seluruh proses pembelajaran didampingi oleh fasilitator
dan instruktur yang telah memiliki kompetensi di bidang pertolongan pertama
sesuai standar PMI, sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang
komprehensif, mulai dari penanganan korban pada kondisi darurat, teknik
evakuasi, hingga keterampilan dasar penyelamatan yang dapat diterapkan dalam
berbagai situasi.
Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara, SE. dalam sambutannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa kemampuan pertolongan pertama merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap relawan PMI. Melalui pelatihan ini diharapkan lahir relawan-relawan yang semakin siap memberikan pelayanan kemanusiaan secara profesional, cepat, tepat, dan berlandaskan prinsip-prinsip Palang Merah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Syaiful Arifin, S.Pd. berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh
rangkaian kegiatan dengan disiplin, penuh semangat, serta mampu
mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan
sehari-hari maupun dalam tugas-tugas kemanusiaan," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, PMI Kota Probolinggo berharap
kompetensi para relawan dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan
kemanusiaan semakin meningkat, sehingga mampu memberikan pertolongan pertama
yang cepat, tepat, aman, dan sesuai standar kepada masyarakat. Pelatihan ini
juga menjadi bagian dari komitmen PMI Kota Probolinggo dalam memperkuat
kualitas pelayanan kemanusiaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya
manusia yang profesional, berintegritas, dan siap diterjunkan kapan pun
masyarakat membutuhkan bantuan. (Er.CK)